Mimpi adalah kunci
Untuk kita menaklukan dunia
Berlarilah tanpa lelah
Sampai engkau meraihnya
Laskar pelangi
Tak kan terikat waktu
Bebaskan mimpimu di angkasa
Warnai bintang di jiwa
Reff:
Menarilah dan terus tertawa
Walau dunia tak seindah surga
Bersyukurlah pada Yang Kuasa
Cinta kita di dunia
Selamanya....
Cinta kepada hidup
Memberikan senyuman abadi
Walau hidup kadang tak adil
Tapi cinta lengkapi kita
Laskar pelangi
Tak kan terikat waktu
Jangan berhenti mewarnai
Jutaan mimpi di bumi.........
Sesaat aku terdiam,tiba-tiba ada satu nyanyian yang seperti tidak asing lagi "mampir" di telingaku...yang berkata tentang mimpi,menaklukan dunia,dan cinta.Tak banyak yang bisa mengerti akan nyanyian impian.Orang hanya tinggal mendengarkan,dan kemudian sebuah lagu yang indah hanya muncul sebagai pelengkap dari waktu senggang,atau bahkan yang lebih parah adalah penghibur dikala nestapa.Tapi sesungguhnya,bila kita melihat lebih dekat akan kekuatan dari sebuah nyanyian impian,kita akan bergerak lebih jauh dengan satu pengertian yang dalam,dimana bila kita menyadari betapa kuat arti sebuah impian maka kita akan dapat menterjemahkan nyanyian impian dengan hasrat,visi dan gairah kita.
Banyak orang memiliki impian,bahkan anak kecilpun juga sudah memiliki sebuah impian,seperti ingin jadi dokter,tentara,atau presiden!Namun yang patut disayangkan adalah berapa banyak orang di jaman ini yang masuk kategori Orang Dewasa namun telah kehilangan impiannya?Salah satu faktor yang membuat kita kehilangan impian kita adalah kekecewaan...bisa jadi itu timbul karena kita memiliki impian,bahkan impian yang cukup besar dan kemudian harapan tersebut tidak dapat kita raih...kita kemudian menjadi sedih dan kecewa...kecewa dengan seseorang,lembaga,pemimpin,atau bahkan dengan keadaan..dan tidak jarang akhirnya orang-orang ini menjadi apatis dan skeptis. Tapi Lagu Laskar Pelangi,adalah lagu yang memberi banyak inspirasi di tengah kegalauan,juga memberikan satu titik terang tentang arti sebuah impian...
Sering kita berpikir bahwa yang namanya mimpi itu adalah milik kita,jadi pasti akan sangat mengecewakan bila hal itu tidak terwujud..namun ada hal lain yang harus kita mengerti:hakekat dari sebuah impian.....
Sesungguhnya yang jarang dimiliki orang di dalam sebuah impian adalah cinta dan ketulusan...bila ada cinta di dalam mimpi kita,maka kita dapat dengan segenap hati berusaha untuk meraihnya tanpa merugikan orang lain,kita bahkan akan dapat memberi warna bagi impian orang lain,kita bisa bahagia bila orang lain mencapai impian mereka,bahkan kita bisa mendukung impian orang lain dan bisa berbahagia karenanya...sangat ajaib memang...seandainya banyak orang mengerti akan hal ini...cinta dan ketulusan merupakan kunci kita meraih impian kita...
Berapa banyak diantara kita yang begitu ingin meraih apa yang kita inginkan kemudian harus menghalalkan segala cara??
Sungguh menyedihkan...impian yang indah tidak lagi menjadi sebuah impian..tapi yang ada hanya membawa sesuatu yang merugikan..dan..justru membawa nestapa bagi orang lain....
Aku ada di ruangan kerjaku saat aku merenungkan tentang arti dari sebuah impian.Banyak tokoh besar yang aku pernah baca perjalanan hidupnya,mulai dari perjalanan hidup presiden dan orang-orang berpengaruh seperti kisah hidup para ilmuwan,sampai kisah hidup para pahlawan kita..ternyata..semua berawal dari sebuah mimpi...lagu Laskar Pelangi menjelaskan hal itu secara gamblang dan lugas...di awal nyanyian lagu itu berkata:Mimpi adalah kunci untuk kita menaklukkan dunia..berlarilah tanpa lelah sampai engkau meraihnya....apakah yang akan terjadi bila Thomas Alpha Edison berhenti berusaha dan menjadi lelah di penelitiannya yang 10?atau..20?..untung saja dia tidak memutuskan untuk berhenti,bila tidak,Anda dan saya hari ini tidak akan dapat menikmati segala kemudahan yang ada.
Impian ternyata tidak hanya terbatas pada diri kita.Banyak orang berpikir bahwa impian adalah milik kita sendiri,tapi tidak tahukah Anda bahwa dengan impian kita dapat mewarnai impian orang lain juga??
Banyak orang berusaha mencapai impiannya.Orang berkata:bila engkau bermimpi,bermimpilah yang besar.Tidak jarang demi meraih impiannya orang kemudian menghalalkan segala cara,termasuk merugikan/menyakiti orang lain,atau bahkan merugikan dirinya sendiri.Misal: ada sementara orang yang ingin sekali menjadi artis..rupanya..semua impian indahnya untuk menjadi artis sudah bergeser menjadi sebuah obsesi..dan untuk itu dia mengorbankan banyak hal,dan tak jarang...dirinya sendiri.
Impian...yang banyak orang berkata itu seperti sebuah motor penggerak seseorang,rupanya pelan-pelan sudah mulai beralih menjadi sebuah obsesi,dan banyak orang makin bingung membedakan dua hal ini:obsesi atau impian.Sesuai dengan tuntutan perkembangan jaman,orang mulai mewarnai mimpinya dengan ambisi,dan itu berarti,impian tidak lagi menjadi sebuah impian dengan ketulusan dan cinta,tapi lebih kepada hasrat jiwa yang kebutuhan pemenuhannya tidak dapat ditunda.
Hari-hari ini makin sedikit orang yang memiliki impian dengan cinta dan ketulusan.Padahal,bila tiap-tiap orang menyadari hakekat dari sebuah mimpi,maka tiap-tiap orang akan merasakan indahnya sebuah impian,tak hanya itu saja,bahkan impian merupakan sebuah kekuatan yang tak terpadamkan.Impian yang diwarnai dengan cinta dan ketulusan akan memberikan senyuman yang abadi bagi si pemimpi,karena cinta dan ketulusan di dalam impian akan membuat seseorang sanggup bertahan untuk mencapai impiannya tanpa membawa kerugian bagi diri sendiri ataupun orang lain.
Mimpi atau impian,merupakan sebuah energi yang positif,dimana itu akan membuat si pemimpi memiliki arah dan tujuan/visi dalam hidupnya.Semua yang kita nikmati sekarang,seperti pesawat,internet,handhone dll semuanya berawal dari sebuah impian.Tadinya semua itu tidak ada.Tapi karena ada orang-orang pemimpi yang mungkin pada saat itu orang berkata bahwa mereka "orang gila",maka...saat ini semuanya itu ada.
Mimpi..yang memberikan energi yang positif bagi pemiliknya,..ternyata sungguh-sungguh dapat berpengaruh terhadap sikap dan karakternya...seorang yang sungguh-sungguh memiliki impian yang besar,justru akan sangat bahagia ketika melihat orang lain juga mencapai impiannya..tapi seseorang yang memiliki impian yang berubah menjadi sebuah ambisi/obsesi,maka dia akan sangat menderita bila melihat orang lain mencapai impiannya.
Mimpi..tidak akan padam oleh waktu..meski sebagian orang berkata bahwa mereka telah kehilangan impiannya,tapi sesungguhnya impian akan terus ada ketika si empunya mimpi mengrti hakekat dari sebuah mimpi...janganlah berhenti bermimpi...karena mimpi akan membuat kita mengerti akan makna dan arti dari kehidupan..mimpi akan membuat kita mempelajari arti tentang sebuah kesetiaan...dan mimpi akan membuat kita belajar untuk menjadi besar...bermimpilah yang besar...maka kita akan mengerti akan proses dan perjalanan panjang yang membuat kita makin dewasa...janganlah berhenti bermimpi..dan tetaplah warnai jutaan mimpi di bumi.....
Selasa, 08 November 2011
Senin, 24 Oktober 2011
MEMAAFKAN???MANA TAHAAAAN??
Seringkali kita mendengar banyak orang berkata,"memaafkan itu tidak semudah membalikkan telapak tangan"..Kata-kata tersebut tidak sepenuhnya salah.Memang benar orang bijak bahkan para rohaniwan berkata bahwa kita harus selalu memaafkan kesalahan orang lain yang menyakiti kita..tapi tentu saja seperti tadi sudah saya sampaikan bahwa untuk mengampuni atau memaafkan ternyata butuh kekuatan tersendiri. Tapi tahukah Saudara bahwa Tuhan Sang Pencipta kita sungguh luar biasa?..Dari sejak kita masih berupa sel,kita sudah ditakdirkan untuk menjadi pemenang..kita mengalahkan ribuan sel sperma yang lainnya sehingga jadilah kita seperti yang sekarang ini,artinya MENJADI PEMENANG adalah takdir atau destiny kita...pertanyaan selanjutnya adalah:menjadi pemenang terhadap apa?..Guys,seringkali justru yang sulit kita kalahkan adalah ego kita sendiri,harga diri kita,kesombongan kita,dan lain sebagainya..sementara mungkin kita berpikir bahwa yang harus kita kalahkan adalah yang di sekitar kita atau orang yang menyakiti kita...Ketika kita disakiti seseorang dan ada perasaan dendam dan benci di hati kita,sejujurnya ada sesuatu yg "sakit" di sini,di hati kita,dan rasanya gak bakal bisa pulih meski minum obat semujarab apapun...tapi taukah Anda bahwa semakin kita simpan itu "baik-baik" di kotak "penyimpanan" hati kita,maka makin lama akan terasa makin menyakitkan.Kebencian itu ibaratnya kotoran dalam perut kita...pada awalnya mungkin tidak akan menganggu,tapi lama-lama bila itu dibiarkan dan tidak dikeluarkan maka pasti akan sangat menganggu kesehatan kita...sama halnya dengan KEBENCIAN...bila itu dibiarkan menumpuk dan tersimpan rapi di hati kita,maka lama-kelamaan itu akan sangat menganggu "kesehatan" kita,dalam hal ini akan menganggu sikap dan perilaku kita.
Forgive
Untuk memaafkan seseorang itu butuh niat yang serius,dan itu berarti kita harus benar-benar berusaha melepaskan setiap rasa kebencian kita terhadapnya. Ingat, memaafkan perbuatan seseorang terhadap kita dan memaafkan si pelaku perbuatan itu adalah dua hal yang berbeda. Walau tak pernah kita sadari seringkali kita memaafkan perbuatan dia, namun disudut hati terkecil, kita justru belum memaafkan orang yang berbuat salah ini, atau justru sebaliknya. Disinilah masalah awal yang harus kita tuntaskan.
Bila kemudian orang ini datang untuk meminta maaf, janganlah terburu-buru mengambil keputusan. Katakan padanya bahwa Anda membutuhkan waktu untuk berpikir. Memikirkan tentang seberapa besar anda telah terluka akibat perbuatannya. Terkadang ada beberapa dari kita yang bersikap munafik pada diri sendiri, mencoba membohongi diri bahwa kita baik-baik saja, kita tidak terluka, everything is fine. Jangan lakukan itu! Cobalah jujur pada diri sendiri. Terimalah bahwa anda telah dilukai. Oleh siapa, seberapa besar dan bagaimana dia telah menyakiti anda, renungkanlah semua.
Dan setelahnya Anda bisa mengambil langkah selanjutnya, yaitu mencoba memahami dia yang telah menyakiti Anda. Semua manusia saat baru pertama kali terlahir di dunia ini, tak ada satupun yang memiliki keinginan untuk menyakiti orang lain, baik itu secara fisik maupun batin. Jadi apa yang terjadi bertahun-tahun kemudian ketika dia mulai menyakiti orang lain? Mungkin itu akibat luka yang juga pernah dialaminya. Yang kemudian melampiaskan rasa sakitnya dengan menyakiti orang lain lagi, dan itu adalah merupakan pilihan yang salah. Jadi apakah anda akan membiarkan diri Anda menyimpan dendam seperti itu dan mengambil tindakan yang sama?
Mau sharing nih, dalam hidup saya juga menemui banyak orang dan hal-hal yang membuat saya merasa sedih. Saya terkadang melampiaskannya dengan menangis. Namun dalam tangis itu saya sering diam-diam berdoa sama Tuhan, agar dia dibukakan matanya atas perbuatan yang sudah dia lakukan. Saya berdoa begini sebenarnya bukan cuman untuk dia saja, tapi juga terlebih untuk menenangkan diri serta memberikan saya kekuatan, dan tak jarang dalam doa itu saya justru diingatkan bahwa ada satu saat dimana saya pun telah berbuat salah dan menyakiti orang lain. Dalam pikirku, setiap manusia tidak ada yang sempurna, tidak ada orang yang tidak pernah berbuat salah.Saya sadar saya bahkan tak mampu untuk bisa memaafkan dengan kekuatan saya sendiri.Jadi,saya terus berdoa agar saya punya pengertian dan pemahaman akan pribadi orang yang telah menyakiti saya.
Saya MEMILIH untuk memaafkan, Why? Karena bila kita tidak memaafkan, kita justru hanya berpaling dari suatu masalah. Dan seumur hidup kita tidak akan pernah bisa melepaskan diri dari masalah itu. Namun saat kita benar-benar memaafkan, kita akan kembali melangkah maju.
Face to face...
Jujur,tidak ada orang yang siap bertemu kembali dengan orang yang telah menyakitinya.Tapi sekali lagi saya sampaikan,MEMAAFKAN adalah pilihan.It's a choice!! So...kuat tidak kuat kita tetap harus menemui dia.Hadapi kenyataan,dan MENANGLAH..bukan atas dia yang telah menyakiti kita,tapi atas diri kita sendiri. Bukankah menjadi pemenang adalah takdir kita??Oh iya, tidak selamanya pihak yang bersalah yang harus membuka jalan . Kita sebagai korban jika memiliki hati yang besar, tak ada salahnya memulai percakapan. Jangan menunggu seseorang meminta maaf terlebih dahulu baru Anda mengambil aksi, karena tidak selamanya orang yang bersalah itu akan mengucapkan kata maaf, mungkin karena dia memang tidak menyadari kesalahannya atau bisa juga karena dia merasa segan untuk bertemu dengan Anda setelah apa yang dia perbuat terhadap Anda. Disinilah kita harus berperan lebih jauh. Jadi jika anda memang telah merasa siap, hubungilah dia.
Take things slowly...
Persoalan memaafkan, bukanlah sesuatu yang bisa diselesaikan dalam satu waktu saja. Ibaratnya seperti lapisan pada bawang, tiap kali kita mengupasnya, akan memberikan kita rasa pedih, marah, namun kita terus saja mengupasnya. Sama halnya dengan memberi maaf ini yang harus terus kita dengungkan dalam hati dan pikiran kita berulang-ulang untuk mengikis rasa benci dan amarah, meskipun pedih, meskipun pahit. Namun perlahan-lahan saat lapisan-lapisan itu mulai menipis, proses ini akan menjadi lebih mudah.Sedikit share...kadang saya harus ucapkan nama orang yang telah menyakiti saya,saya ucapkan namanya dan saya katakan bahwa saya memaafkan dia...itu saya katakan dengan mulut saya berulang-ulang sampai telinga saya dengar,sampai pikiran saya berkata bahwa saya memaafkan dia..dan..sedikit banyak hal itu sangat menolong...
Menjadi pemenang adalah takdir kita,tapi itu bukan berarti tanpa usaha...ketika kita memiliki kesungguhan untuk memaafkan,maka niscaya usaha kita tidak akan pernah sia-sia....
Kata bijak:
Dia yang lemah tak pernah bisa memaafkan. Memaafkan itu adalah sifat mereka yang kuat.
Mahatma Gandhi
Lisa Aiko
Forgive
Untuk memaafkan seseorang itu butuh niat yang serius,dan itu berarti kita harus benar-benar berusaha melepaskan setiap rasa kebencian kita terhadapnya. Ingat, memaafkan perbuatan seseorang terhadap kita dan memaafkan si pelaku perbuatan itu adalah dua hal yang berbeda. Walau tak pernah kita sadari seringkali kita memaafkan perbuatan dia, namun disudut hati terkecil, kita justru belum memaafkan orang yang berbuat salah ini, atau justru sebaliknya. Disinilah masalah awal yang harus kita tuntaskan.
Bila kemudian orang ini datang untuk meminta maaf, janganlah terburu-buru mengambil keputusan. Katakan padanya bahwa Anda membutuhkan waktu untuk berpikir. Memikirkan tentang seberapa besar anda telah terluka akibat perbuatannya. Terkadang ada beberapa dari kita yang bersikap munafik pada diri sendiri, mencoba membohongi diri bahwa kita baik-baik saja, kita tidak terluka, everything is fine. Jangan lakukan itu! Cobalah jujur pada diri sendiri. Terimalah bahwa anda telah dilukai. Oleh siapa, seberapa besar dan bagaimana dia telah menyakiti anda, renungkanlah semua.
Dan setelahnya Anda bisa mengambil langkah selanjutnya, yaitu mencoba memahami dia yang telah menyakiti Anda. Semua manusia saat baru pertama kali terlahir di dunia ini, tak ada satupun yang memiliki keinginan untuk menyakiti orang lain, baik itu secara fisik maupun batin. Jadi apa yang terjadi bertahun-tahun kemudian ketika dia mulai menyakiti orang lain? Mungkin itu akibat luka yang juga pernah dialaminya. Yang kemudian melampiaskan rasa sakitnya dengan menyakiti orang lain lagi, dan itu adalah merupakan pilihan yang salah. Jadi apakah anda akan membiarkan diri Anda menyimpan dendam seperti itu dan mengambil tindakan yang sama?
Mau sharing nih, dalam hidup saya juga menemui banyak orang dan hal-hal yang membuat saya merasa sedih. Saya terkadang melampiaskannya dengan menangis. Namun dalam tangis itu saya sering diam-diam berdoa sama Tuhan, agar dia dibukakan matanya atas perbuatan yang sudah dia lakukan. Saya berdoa begini sebenarnya bukan cuman untuk dia saja, tapi juga terlebih untuk menenangkan diri serta memberikan saya kekuatan, dan tak jarang dalam doa itu saya justru diingatkan bahwa ada satu saat dimana saya pun telah berbuat salah dan menyakiti orang lain. Dalam pikirku, setiap manusia tidak ada yang sempurna, tidak ada orang yang tidak pernah berbuat salah.Saya sadar saya bahkan tak mampu untuk bisa memaafkan dengan kekuatan saya sendiri.Jadi,saya terus berdoa agar saya punya pengertian dan pemahaman akan pribadi orang yang telah menyakiti saya.
Saya MEMILIH untuk memaafkan, Why? Karena bila kita tidak memaafkan, kita justru hanya berpaling dari suatu masalah. Dan seumur hidup kita tidak akan pernah bisa melepaskan diri dari masalah itu. Namun saat kita benar-benar memaafkan, kita akan kembali melangkah maju.
Face to face...
Jujur,tidak ada orang yang siap bertemu kembali dengan orang yang telah menyakitinya.Tapi sekali lagi saya sampaikan,MEMAAFKAN adalah pilihan.It's a choice!! So...kuat tidak kuat kita tetap harus menemui dia.Hadapi kenyataan,dan MENANGLAH..bukan atas dia yang telah menyakiti kita,tapi atas diri kita sendiri. Bukankah menjadi pemenang adalah takdir kita??Oh iya, tidak selamanya pihak yang bersalah yang harus membuka jalan . Kita sebagai korban jika memiliki hati yang besar, tak ada salahnya memulai percakapan. Jangan menunggu seseorang meminta maaf terlebih dahulu baru Anda mengambil aksi, karena tidak selamanya orang yang bersalah itu akan mengucapkan kata maaf, mungkin karena dia memang tidak menyadari kesalahannya atau bisa juga karena dia merasa segan untuk bertemu dengan Anda setelah apa yang dia perbuat terhadap Anda. Disinilah kita harus berperan lebih jauh. Jadi jika anda memang telah merasa siap, hubungilah dia.
Take things slowly...
Persoalan memaafkan, bukanlah sesuatu yang bisa diselesaikan dalam satu waktu saja. Ibaratnya seperti lapisan pada bawang, tiap kali kita mengupasnya, akan memberikan kita rasa pedih, marah, namun kita terus saja mengupasnya. Sama halnya dengan memberi maaf ini yang harus terus kita dengungkan dalam hati dan pikiran kita berulang-ulang untuk mengikis rasa benci dan amarah, meskipun pedih, meskipun pahit. Namun perlahan-lahan saat lapisan-lapisan itu mulai menipis, proses ini akan menjadi lebih mudah.Sedikit share...kadang saya harus ucapkan nama orang yang telah menyakiti saya,saya ucapkan namanya dan saya katakan bahwa saya memaafkan dia...itu saya katakan dengan mulut saya berulang-ulang sampai telinga saya dengar,sampai pikiran saya berkata bahwa saya memaafkan dia..dan..sedikit banyak hal itu sangat menolong...
Menjadi pemenang adalah takdir kita,tapi itu bukan berarti tanpa usaha...ketika kita memiliki kesungguhan untuk memaafkan,maka niscaya usaha kita tidak akan pernah sia-sia....
Kata bijak:
Dia yang lemah tak pernah bisa memaafkan. Memaafkan itu adalah sifat mereka yang kuat.
Mahatma Gandhi
Lisa Aiko
Langganan:
Postingan (Atom)